Apa Itu Akad Murabahah?
Pengantar singkat tentang jual beli dengan margin yang diketahui bersama, yang banyak dipakai dalam pembiayaan syariah.
Murabahah adalah akad jual beli ketika penjual menyampaikan harga perolehan barang kepada pembeli, lalu kedua pihak menyepakati keuntungan (margin) di atasnya. Keterbukaan atas harga pokok menjadi ciri utamanya.
Dalam praktik pembiayaan, bank syariah membeli barang yang dibutuhkan nasabah, kemudian menjualnya kepada nasabah dengan harga yang telah disepakati dan dapat dibayar secara angsuran. Harga jual yang telah disepakati pada prinsipnya tidak berubah selama masa akad.
Yang Perlu Diperhatikan
Ketentuan rinci mengenai murabahah diatur dalam peraturan perbankan syariah serta fatwa DSN-MUI yang relevan. Pembaca yang membutuhkan rujukan teknis sebaiknya memeriksa naskah resmi fatwa dan regulasi yang berlaku, karena ketentuannya dapat diperbarui.
Artikel ini bersifat pengantar umum, bukan fatwa atau nasihat keuangan.
Rujukan
- Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah (lihat bagian penjelasan mengenai akad murabahah).
Tulisan Terkait
Mengenal Syarat Sah Perjanjian
Empat syarat dalam Pasal 1320 KUHPerdata dan apa akibatnya bila salah satunya tidak terpenuhi.
Hak Konsumen yang Sering Terlupa
Undang-Undang Perlindungan Konsumen memuat daftar hak konsumen. Beberapa di antaranya jarang kita sadari.
Data Pribadi dan Kewajiban Pengendali Data
Pengantar tentang peran pengendali data menurut Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi.