Payung Ibu
Setiap musim hujan, payung hitam bergagang kayu itu kembali ke tangan Ratih — bersama semua hal yang tak sempat ia ucapkan kepada ibunya.
Sastra
Cerita pendek pilihan redaksi.
Setiap musim hujan, payung hitam bergagang kayu itu kembali ke tangan Ratih — bersama semua hal yang tak sempat ia ucapkan kepada ibunya.
Di laci meja tukang pos yang hampir pensiun, tersimpan satu amplop tanpa perangko yang ia tulis sendiri empat puluh tahun lalu.
Bianglala tua itu berputar terakhir kalinya sebelum lapangan dijual. Tiga sahabat kecil berjanji naik sampai puncak — dan menghitung bintang.